بـسـم الله الرحـمـن الرحـيـم

Selamat atas kelahiran putrinya...!!!

Penantian Ayah dan Bunda selama 40 hari 4 bulan, berakhir sudah setelah menahan sakit perut dan mules di rumah selama 4 jam dari jam 11 sampai jam 3 kemudian dilanjutkan selama 4 jam dirumah sakit sejak "pembukaan 5" dari jam 3 sampai jam 7 malam, pada hari rabu malam kamis tanggal 8 Muharram 1434 H bertepatan dengan 21 Nopember 2012 M.

Walhamdulillah puji syukur kehadirat Allah dan terima kasih yang sebesar besarnya kepada semua pihak yang telah membantu proses persalinan Bunda sehingga mampu melahirkan normal dengan selamat dan sehat seorang putri yang berbobot 3,2 kg.

Kepada seluruh kerabat dan handai taulan yang telah mengucapkan selamat atas kelahiran putri kami, tidak lupa kami ucapkan banyak terima kasih.

Sekedar saling mengingatkan dan berbagi info berikut ini beberapa Ucapan Selamat bagi Orang tua yang Baru Lahir Anaknya

Di dalam buku Menyambut si Buah Hati yang ditulis oleh Salim Rasyid As-Sibli dan Muhammad Khalifah (terbitan Ash-Shaf Media, halaman 30-31), penulis buku tersebut mengatakan,

“Tidak terdapat satu hadits pun dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tentang ucapan selamat, dan tidak ada sesuatu pun kecuali atsar yang diriwayatkan dari para tabi’in. Di antaranya:

Dari Hasan Al-Bashri rahimahullah, bahwasanya ada seseorang yang bertanya kepadanya, “Bagaimana cara saya mengucapkan ucapan selamat (kelahiran)?” Beliau menjawab, “Ucapkanlah olehmu,

جَعَلَ اللهُ مُبَارَكًا عَلَيْكَ وَ عَلَى أُمَّةِ مُحَمَّدٍ
“Ja’alallahu mubaarokan ‘alaika wa ‘ala ummati Muhammadin”
Artinya, “Semoga Allah menjadikannya anak yang diberkahi atasmu dan atas umat Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam”

(Atsar ini hasan, dikeluarkan oleh Imam Thabrani).”

Selain dari ucapan tersebut, ada ucapan lainnya yang shahih, sebagaimana yang terdapat didalam Al-Adzkar, karya An-Nawawi, hal. 349, dan Shahih Al-Adzkar lin Nawawi, oleh Salim Al-Hilali 2/713,

بَارَكَ اللهُ لَكَ فِي الْمَوْهُوْبِ لَكَ، وَشَكَرْتَ الْوَاهِبَ، وَبَلَغَ أَشُدَّهُ، وَرُزِقْتَ بِرَّهُ. وَيَرُدُّ عَلَيْهِ الْمُهَنَّأُ فَيَقُوْلُ: بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ، وَجَزَاكَ اللهُ خَيْرًا، وَرَزَقَكَ اللهُ مِثْلَهُ، وَأَجْزَلَ ثَوَابَكَ
‘Baarokallohu laka fil mauhuubi laka wa sayakartal Waahib wa balagho asyuddahu wa ruziqta birrohu’.”
“Semoga Allah memberkahimu dalam anak yang diberikan kepadamu. Kamu pun bersyukur kepada Sang Pemberi, dan dia dapat mencapai dewasa, serta kamu dikaruniai kebaikannya.”

Sedang orang yang diberi ucapan selamat membalas dengan mengucapkan:

باركَ اللّه لك، وبارَك عليك، وجزاكَ اللّه خيراً، ورزقك اللّه مثلَه، أو أجزلَ اللّه ثوابَك
“Baarokallohu laka wa baaroka ‘alaika wa jazaakallohu khoiron wa rozaqokallohu mitslahu aw ajzalallohu tsawaabak.

“Semoga Allah juga memberkahimu dan melimpahkan kebahagiaan untukmu. Semoga Allah membalasmu dengan sebaik-baik balasan, mengaruniakan kepadamu sepertinya dan melipat gandakan pahalamu.”

Sumber Rujukan : DO’A, UCAPAN & BACAAN KELAHIRAN ANAK/BAYI YANG SHAHIH: ‘Baarokallohu laka fil mauhuubi laka wa sayakartal waahib wa balagho asyuddahu wa ruziqta birrohu’” ATAU “Ja’alallahu mubaarokan ‘alaika wa ‘ala ummati Muhammadin”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

"Maka berbicaralah kamu berdua (Musa & Harun Alaihimassalam) kepadanya (Fir'aun) dengan kata-kata yang LEMAH LEMBUT, mudah-mudahan ia ingat atau takut" [TQS. Thoha (20):44]